Tampilkan postingan dengan label TRIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRIP. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Desember 2017

Akhirnya harus kembali ke YOGYA - Mei 2017

Teman-teman kolas seringkali membuat usulan untuk liburan ke Yogya. Entah mengapa aku tidak seantusias Deni dan Herman jika diiming-iming ke Yogya.. beda kalo Bali aku langsung mbebeki..

Ketika LBK 1 yang lalu diusulkan ke Yogya, aku tidak bisa menolak karena kali ini atmosfirnya beda.. karena kami akan pergi berbanyak dengam teman-teman SMA.. jadi pasti beda kontennya..



Ketika MG tidak lolos tes untuk kuliah di Bandung, aku tidak terpikir untuk melepas dia tes ke luar kota.. maka dari itu diputuskan.. TIDAK mendaftar di periode selanjutnya.



Bahwa kemudian MG mengikuti UTUL di UGM, kemudian tes di UAJY 2x, daftar ulang, pertemuan Ortu mahasiwa baru, sampai kemudian kami sekeluarga menengok sang anak kos untuk pertama kalinya di bulan  September.. sudah berapa kali dalan setahun aku ke Yogya..



Jadi ingat pengalaman pribadi 30 tahunan yang lalu ketika ada seorang teman yang menganjurkan aku untuk kuliah di Malang dengan iming-iming suasana belajar yang nyaman, kotanya tenang dll 
Apa jawabku? Tidak... 
Kenyataannya? Aku diterima di PTN di lota Malang, harus kos dan tinggal di kota ini 4 tahun lebih, kemudian th 1994 sebelum menikah suami membeli rumah di Mlang yang kami tempati bersama sejak tahun 1998 sampqi sekarang..



Pengalaman kedua, ketika masih kuliah dalam obrolan dengan seorang teman, dia bilang.. entar kerja di Bali aja, enak bla bla..
Apa jawabku? Tidak.. Bali enakan buat liburan
Kenyataannya? Pengalaman kerja pertama dan keduaku adalah di Bali, yang mengharuskan aku tinggal di pulau Dewata ini selama 2 tahun, dan kembali menjadi anak kos.. dan sampai hari ini Bali tetap menjadi tujuan wisata yang ngangeni.. hihihi



Ketika mengantar MG Utul, tidak bisa dipungkiri bantuan Renny dan Rodex D-limanya sangat luar biasa, karena order last minute KA dan hotel hampir semuanya SOLD OUT singkat cerita berhasil mendapatkan hotel yang lumayan dekat dengan lokasi tes. Bisa difasilitasi oleh Didik, ditunjukkan lokasi tes MG, Irfan dan Anya



Setelah menghantar MG dan Irfan, aku dan Dinie sempat ngobrol panjang sekali tentang pengalaman hidup kami yang mungkin sdh 20 tahunan lebih tidak pernah kami lakukan sejak melepas masa SMA.. 



Ngobrol cantik di cafe Hayati Jl Demangan berbekal rekomendasi dari Wimbo - selebgram Yogya..



Dalam obrolan itu aku sempat berujar.. selama ini aku takut membayangkan melepas anakku kuliah di Yogya. Tapi kalo kita tidak lihat sendiri kita akan takut terus, padahal ternyata aku merasa nyaman.. meskipun tes di UTUL ini anak-anak kami sama sekali tanpa target dan beban, ngobrol pun tidak cemas dengan bagaimana hasil tes mereka.. antik ya



Siangnya ketika kami makan gudeg di UGM sambil menunggu Niniek datang (dihubungi agar menyusul ke cafe tdk ada sautan... ketiduran ternyata) dan anak-anak bubar tes.. biar saja MG mulai merasakan suasana persaingan.. apapun hasilnya..


Malam harinya aku, MG dan Niniek lagi-lagi menyempatkan ngopi di Simetri.. sekali lagi atas rekomendasi Wimbo.. tetep ya harus ngopi.. mas-mas Baristanya baik dan mau diajakin foto-foto hehehe.. setelahnya kami menyusuri jalan-jalan dalam temaram malam.. melewati TB Gramedia yang dulunya adalah kediaman Mbah Kakung kami, Prod Drg Sudomo..

Langkah kami mengantar sampai ke Tugu Yogya, selanjutnya aku dan Niniek menikmati kudapan pinggir jalan, nasi kucing dll di salah 1 angkringan.. yang sepertinya suami-suami kami pasti tidak bisa menikmatinya.. hehe


Selasa, 29 November 2016

Mangrove dan pulaannng..

Malam itu rencana mau ngerumpi harus dibatalkan, manakala badan renta tak lagi kuat menyangga kantung mata... bahkan ketika Deni memberitahu ada gempa aku sedikitpun tidak berasa... halaaah..!!

Hari itu kami bermalas-malasan saja, Raf pun mengurungkan niatnya untuk berenang karena lebih cinta dengan bantalnya. Akhirnya tanpa mandi kami putuskan untuk bermain-main di Pantai Segara.. gak jauh dari pantai.. Deni pamer beberapa gerakan yoga yang dikuasainya.. setelah puas sok-sok'an OR.. Deni teringat titipan Mbak Lulik sehingga beberapa lembar daster berpindah tangan.. belum puas, kami mampir ke pasar seni yang lain, dan beberapa lembar daster kembali berpindah pemilik... lagi..!!





Dari sana, tiba-tiba terbersit keinginan ke Mangrove.. sempet salah jalan beberapa kali, akhirnya tibalah kita ke lokasi konservasi hutan mangrove.. adem dan segar banget udaranya. Foto-foto tanpa mandi sebelumnya itu memang aneh buatku.. tapi tidak buat anak-anak...



Usai menikmati hutan mangrove, kami balik ke hotel.. membeli beberapa kotak kue di gerai sebelah hotel, ketika anak-anak menikmati makan pagi yang sudah hampir bubaran.. maaf yaaa...

Setelah itu packing super kilat.. karena sudah mendekati pk 11:00.. setelah kelar urusan check out, sempet yaaa mampir ke Krisna, kuserahkan masalah pembelian oleh-oleh itu oleh anak-anak, tidak lupa dipacking rapi.. hehehe

Setelah beres urusan oleh-oleh, kamipun meluncur ke Bandara.. tiket dan ID card sudah dibawa anak-anak. Mereka bertugas urus bagasi dan check in. Sementara itu aku dan TD mengurusi pengembalian mobil sewa...

MG dan Raf sudah lancar urusan check in di Bandara.. juga wrapping bagasi kami.. MB masih belum bisa diserahi tanggung jawab secara penuh, tapi dia harus membantu adik-adiknya, sehingga MB pun tidak boleh jauh-jauh dari sang adik..

Kami memutuskan makan siang di Bandara, seperti saat berangkat kali ini pesawat kami pun delay meskipun tidak lama.. naah di ruang tunggu kami bertemu lagi dengan rombongan pemain sepak bola, kali ini BU.. foto lagi? Iya.. di bis yang membawa kami ke terminal T1 Juanda...

Akhirnya liburan usailah.. seneng? Iya dong..!! Kami pun berpisah dengan TD di terminal T1.. setelah itu perjalanan dilanjut.. ke Malang.. sampai ketemu..!!

Pantai - Turis rese' - Wisata belanja

Pagi ini kita ber 4 sarapan di resto hotel.. Kok ber 4..?? Iya karena jatah kamar kita hanya untuk 4 bfast.. kan 2 kamar.. hehehe

Raf yang gak bisa bangun kita tinggal dan sebagai gantinya dia minta sarapan di Ke Ep Ci (KFC.. dia selalu punya cara pengucapannya sendiri.. ngeyel)

Di resto suasana sudah sangat riuh.. rombongan orang asing yang terkenal dengan keberisikannya kali ini harus kami hadapi.. ternyata bukan mitos bahwa mereka berbicara satu-sama lain dengan nada berteriak antar meja.. belum lagi mereka seperti takut kehabisan makan, beberapa item makanan seperti pastry mereka ambil banyak-banyak, demikian toast dan waffel.. sampe beberapa kali anak-anak dan tamu yang lain setelah antre lama hanya menjumpai piring saji yang sudah kosong.. semua sudah pindah di piring mereka.. AMPUN..!!

Ternyata sekali lagi bukan mitos.. di meja makan mereka bersendawa dan melakukan hal-hal jorse dengan mulut mereka.. yang membuat kami sangat terganggu dan segera memutuskan untuk kembali ke kamar saja.. daripada kehilangan apetite.. ampun DJ

Pk 08:00 driver sewaan kami sudah tiba di lobi, kami diantar sejenak ke Pasar Seni Kuta, anak-anak membeli kaos tipis dan Raf menagih sarapannya di Ke Ep Ci..





Setelah itu kami ke Pantai Padang-padang.. anak-anak memuas-muaskan diri berfoto dan difoto... biasaaaaaahhh.. cantik ya pantainya..





Dalam kesempatan itu, aku yang sejak akhir bulan mencoba bertransaksi membayar iuran BPJS tak sukses-sukses juga lewat mini market di kompleks rumah gak bisa, sampai liburanpun aku coba transfer tak bisa pula... via ATM ditolak pula.. akhirnya telponlah aku ke Call Center.. meskipun mendapatkan penjelasan baru. Tapi tetap saja masalah belum terjawab, karena aku tidak bisa menyebutkan no anggota BPJS ku sehingga apa masalah pastinya tidak terjelaskan.. well..!! Lanjut liburan dong..

Setelah itu kami ke Pantai Suluban.. karena kami tidak terlalu mencintai anak tangga, akhirnya kami menyerah di tengah jalan, berfoto saja di atas wkwkwkw... sudahlah tahu diri saja..





Tengah hari kami putuskan makan siang di Warung Kampoeng di bypass Nusadua.. yummy..!! Kali ini gantian Te Deni yang banyak online...

Setelah itu kita ada special request ke driver, ke KKBD.. heittsss kita diantar ke pabriknya.. amazed banget, meskipun ternyata site inspection ke pabrik ini hanya untuk buyer asing, dan partai besar.. mereka mengijinkan kita sekedar berfoto di patung terakota di depan pabrik hahaha... setelah itu kita minta diantar ke outletnya di Jl Gajahmada.. ngopi-ngopilah kita disana, otentik wow.. belum pernah kan??






Setelah itu karena sudah deket, balik ke outlet Bog-bog, masing-masing dapat selembar kaos dan diskon dari Oom Jango yang saat itu sedang repot handle art event di Nusadua..




Setelah itu kemana ya??? Gusto Gelatooooo... akhirnyaa.. sampe sini juga.. antrenya lumayan banyak. Badan yang sumuk pliket dari pantai akhirnya jadi segar lagi karena semangkuk gelato meluncur bebas glek glek.. henyaaak..



Setelah itu MG menuntut untuk ngemall.. sebelumnya, kami keliling Legian untuk mencari sendal jepitnya TD.. setiap outlet sandal kami masuki benar-benar dunia sandal.. seperti yang sudah-sudah, ketika sampai mall MG sudah tau mau kemana berbekal info dari internet bahwa brand ini buka disana, outlet ini ada dimana... doyan belenji juga pemudi satu ini.. dan seperti biasaaa Raf yang ditarik-tarik untuk mengawalnya.. kesempatan abuse adiknya..









SID vs JANGO

Malam pertama kami mencari toko kopi yang sudah kami incar.. Kopi Kupu-kupu Bola Dunia, kopi favoritku dan Deni.. Tapi setelah berputar-putar mencari, ternyata TUTUP..

Akhirnya nyari outlet Bog-bog.. yee tutup juga, akhirnya mampir aja di cafe di Jalan Veteran.. sekalian nelpon Jango yang janji menyusul kami ke Voltvet...

Akhirnya kami makan malam disitu, toko sebelah rupanya menjual kaos yang membuat Raf langsung menggandeng aku dan minta ditunggu dan memilihlah dia.. pancet ae..!!

Tak lama kemudian Jango dan putri sulungnya datang.. ngobrol-ngobrolah kami sebagai teman lama.. banyak cerita yang dia ungkapkan tentang kehidupannya sekarang, seorang proud daddy dengan 3 ABG, karirnya yang semakin kinclong dengan kepiawaiannya menggambar, tentang pertemanannya dengan Mb Mira dan keluarga, tentang reklamasi Teluk Benoa, Superman is Dead yang juga pemilik cafe dan toko kaos di sebelah Voltvet..



Wah ketemu artis Bali neehh.. sayang sang pemilik cafe yang juga aktivis Lingkungan Hidup juga personil Superman is Dead sedang berada di Nusa Penida untuk suatu project..

Kata Deni, "Ahh akhirnya kenal juga sama Jango..!!"

Menjelang tengah malam, kami pun kembali meluncur ke hotel..

Rabu, 23 November 2016

Sea food lagiii

Hari itu cuaca di Surabaya sempat mendung berawan dan hujan.. ketika pesawat mengudara.. sempat terasa berat saat take off dan landing.. apalagi tampak gumpalan-gumpalan awan yang hiks.. kuatir itu awan CB... *doa



Ketika tiba di bandara Ngurah Rai, kubiarkan anak-anak mengurus bagasi. Setelah keluar bandara, TD, MB dan MG ke Burger King karena kami sudah keroncongan. Agenda pertama kami adalah seafood Kedonganan, dengan mempertimbangkan jarak, belanja ikan laut kemudian dimasak.. maka akan mundur lagi waktu makan kami. Jadi untuk mencegah masuk angin, BG sebagai penawar.. jreng

Setelah beres dengan urusan mobil sewa.. akhirnya kami check in dulu di hotel, bongkar luggage dan cuzz ke Kedonganan. Membayangkan deretan ikan segar yang sudah diolah itu bener-bener buat ngeces.. haha

Ketika akhirnya kami tiba kembali di Hawaii.. kami bergegas menuju Pasar Ikan untuk membeli udang, kerang dan cumi...




Dalam perjalanan, hahaha kami menjumpai dagangan sa-jam persis seperti setahun lampau ketika #Kolas jalan-jalan ke Bali... lumayan buat mancing emosi..



Setelah belanja, belanjaan kami serahkan ke pihak warung untuk diolah, sementara anak-anak gantian foto-foto di dekat dermaga dengan gaya supperrr...




Setelah pesanan kami datang, tak tunggu waktu lama.. kamipun menikmati hidangan yang fresh from the oven.. 

Sore itu kami menikmati sunset di Pantai Kedonganan.. dinikmati aja apa yang ada di depan mata...







Jumat, 18 November 2016

BALI kami datang lagi..

Pk 04:00 rumah kami sudah terjadi kesibukan luar biasa, mandi sarapan dan memasukkan koper dan barang lainnya ke dalam kendaraan yang akan membawa kami ke bandara di Surabaya.

Sekitar pk 07:00 kami sudah berada di bandara T1 sesuai dengan pesawat yang akan membawa kami ke Bali pada pk 08:30 nanti.




5 menit setelah kedatangan kami, datanglah TD dan bersiaplah kami berangkat ke Bali bersama. Di antara penumpang dan pengantar tiba-tiba tampaklah berombongan pemuda-pemuda memakai kaos bola warna biru. Setelah dicek ternyata mereka tim sepak bola dari PERSIB..

Awalnya anak-anak enggan kuajak berfoto.. aslinya sih gak kenal juga, tapi seperti biasa sok akrab aja. norak ya..

Setelah pamitan dengan ayah, kamipun masuk T1. Dan kubiarkan anak-anak melaksanakan tugasnya untuk melakukan proses check in. Semuanya berjalan lancar. Takut nyesel aku ajak aja berfoto dengan anggota squad PERSIB hehehe..

Setelah menunggu sedikit lama karena ada delay akhirnya kami pun siap terbang.. Supaya tetap menjaga suasana liburan ini.. formasi seat kami adalah sbb:
* MB - TD
* MG - Raf
* Aku
Seat arrangement kami di atas adalah deret kursi terakhir (bagian belakang pesawat) ke depan.. gapapa lah pokoknya berdekatan, dan MB yang boarding passnya tertera di posisiku harus di re arrange ber-2 dengan TD supaya sungkan kalo mau ngambek hehe...





Sehari bersama ibu Wakasek bagian AKADEMIK

UTS MG-Raf berlangsung di akhir bulan Sep 16. Tapi, Sabtu 8 Oktober, aku masih harus menghadiri pertemuan ORTU untuk sosialisasi UN dan kelulusan bagi siswa kelas 12 yang disampaikan dengan lugas oleh Ibu Wakasek bag Akademik, dilanjutkan dengan sosialisasi penerimaan mhsw baru ke PTN. 

Agenda selanjutnya adalah terima rapot tengah semester di masing-masing kelas MG-Raf, belum selesai karena aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan Wakasek bagian Akademik, untuk konsultasi mengenai pengisian data sebagai persyaratan masuk PTS yang dipilih oleh MG.

Kelar semuanya itu terjadi tepat pk 13:30.. perut sudah melolong kelaparan.. hujan tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras. Akhirnya daripada masuk angin Raf memutuskan untuk late lunch di Amsterdam, dan itu terjadi ketika kami bertiga sudah masuk di 1 becak.. padahal jarak sekolah ke Cafe tsb hanya berkisar 200 meter, gapapa deh daripada masuk angin..

Setelah puas mengisi perut, kami mengantar Raf untuk les piano.. untuk mengganti jadwal tgl 10 yang pasti kami belum tiba di rumah.

Jadwal kami benar-benar padat, usai les piano.. kami monitor jalanan sangat macet dimana-mana di kota kami. Sedangkan cari taxi dalam kondisi demikian susahnya setengah mati. Akhirnya kami putuskan misa di Kapel Cor Jesu yang sore itu misa dimulai pk 17:00 antara iya dan tidak.. apakah pulang dulu ganti pakaian non seragam (bagi MG-Raf) atau langsung. Kami putuskan pulang dulu, berganti pakaian.. dan cuss ke Misa..

Tepat  pk 16:55 kami tiba di depan kompleks CorJesu.. ketika masuk Kapel, tak lama kemudian semua petugas Misa memasuki Kapel... dannnn Ibu Wakasek Akademik sekolah MG-Raf sebagai Lektor... naaahh seharian bertemu Ibu ini.. dan untung anak-anak sudah berganti seragamnya, kalo tidak mungkin si Ibu ini akan sangat bosann.. melihat Ibu-murid yang sama sepanjang hari dimana-mana..

Malamnya kami ngebut packing.. dan kelar sebelum malam menjelang.. o iya.. ayah curang MB sudah dibocori sebelumnya supaya gak bad mood.. yahh padahal rencananya baru besok di bandara MB kita berikan surprais itu...

Liburan lagi ah

Gara-gara hampir tiap hari anak-anak berangkat terburu-buru akhirnya kamar ditinggal dalam kondisi sangat berantakan.. kok selalu gitu sih..??

Karena harus mengatur buku, kertas, baju bersih, baju kotor, handuk yang lupa digantung, bungkus makanan dan sampah kering juga seringnya masih tlecekan, sering membuat emosi nanjak sampe ke botak..(?) dari beberes itu nemulah  aku lembar kecil yang sangat kukenal.. KALENDER AKADEMIK..

Aku pelototin aku cek-cek, tampaklah 2 tanggal jejer 10-11 Oktober merupakan hari libur dengan keterangan LIBUR TENGAH SEMESTER.. Yesss langsung terbayang.. mari berlibur anak-anak...

Coba ajukan draft proposal ke suami, seperti biasa dia nanya, "Budgetnya ada nggak?"
Jawabku, "Ya endaklah.."
"Lha trus?"

Awalnya aku merencanakan ke Makassar, siapa tahu pas Vino terjadwal kesana.. ternyata destinasi harus dicoret..

Entah kenapa tiba-tiba aku tertarik 'menggoda' TD dan tergodalah dia.

Setelah Makassar batal, destinasi sempat dirubah.. Yogya, kemudian Solo...

Terpikir untuk ke KL-Malaka, paspor anak-anak sudah kusiapkan.. dan masih belum expired.. ketika cek harga tiket, kurleb sama dengan ke Sulawesi demikan pula dengan rate hotel..

Kemudian yang terjadi, tiap hari aku browsing cek hotel dan rate pesawat.. MB mulai mencurigai aktivitasku buka-buka situs Travel*ka

"Bunda kenapa kok buka-buka Travel*ka mau kemana?"
Eitsss MB faham juga aplikasi ini dipakai untuk apa..
"Bunda cek harga hotel."
Tanpa merasa perlu menjelaskan lebih jauh..

Ketika rencana ke Malaysia kuutarakan ke Vino, eeehh dia gak setuju. Padahal sudah dibela-belain konsul dengan Kunto.. di Food Court TP.. bayangkan.. :D

Alasannya, Vino pun pingin kesana pingin motret-motret juga.. dia sarankan kita cari lokasi yang deket-deket aja..

Terpikir kemudian ke Balikpapan.. cek rute rate hotel, pesawat dll... juga hubungi teman disana Didik dan Niken..

Tapi kemudian karena 1 dan lain hal batal lagi.. dan nakalnya kami tidak kontak ke Niken...

Makassar, KL-Melaka, Bandung, Jakarta, Yogya, Solo, Balikpapan batal semua.. duh. MG dan Raf udah aku minta untuk mengosongkan jadwal 10-11 kasian juga kalo batal ya..

Belum lagi mama Renny sudah bolak-balik search compare harga sesuai permintaanku.. hmmm

Akhirnya sempat terlintas kita batal deh.. trus as always Bali mengundang, aku cek harga.. hmm flight masih di rate minimal IDR 286K sebenernya lumayan. Tapi udah ah batal aja..

Seminggu kemudian kayaknya pinginnnn berangkat deh, apalagi jadwal Vino bulan ini kok keluar kota terus.. akhirnya tujuan ditetapkan BALI..

Di awal sempat aku sampaikan ke Raf.. dia pingin liburan.. dan dia mau Bali aja, yang gampang dan dekat.

Akhirnya proposal dikirim ulang ke Vino yang seperti biasa menjawab dengan 'TERSERAH'.. juga ke TD yang seperti biasa juga langsung menerima pinangan kami.. selanjutnya adalah Reaksi Cepat bersama Rodex.. tapi harga tiket sudah bergerak naik.. yasudahlah.. semakin lambat keputusan diambil semakin mahal biaya trip..

O iya, dari awal Rodex sudah menawarkan bantuan untuk ticket dan hotel arrangement.. seperti biasa pula ketika bercerita aku bolak-balik menekankan, "Aku pingin pergi tapi bokek.."
Kemudian aku ngakak dan bilang ke sang CEO
"Batinmu ngene yo Ren, alamat mbayare ping.. suwi maneh, kok bolak-balik sambat BU.."

Akhirnya, tujuan sudah ditetapkan. Bali we're coming..!!

Jumat, 26 Agustus 2016

Akhirnya WATERBOM #5

Pagi ini setelah sedikit bersih-bersih residence kami, jemur-jemur pakaian yang basah.. karena aku paling males besok kalo pulang harus bawa baju basah.

Agenda kami hari ini ke Waterbom.. cita-citaku sejak dulu pengen ke Waterbom dengan anak-anak..

Oo iya.. kami melakukan booking last minute.. melalui jasa biro perjalanan andalan komunitas #Begallers #Kolas #Sanmar87.. apakah itu ya ya ya Rodex D-Lima.. karena kami masih akan memantau apakah kondisi dan mood kami memungkinkan. Akhirnya kami putuskan ok.. hanya kami bertiga.. aku, MG dan Raf

Vino dan MB tidak tertarik, mereka berencana untuk hunting foto saja di sekitar Kuta.. karena mereka beralasan sudah lumayan letih..

Setelah 9 tahun yang lalu terakhir kunjunganku ke Waterbom Bali, dan berhasil menaklukkan rasa takutku dengan mencoba wahana smash down, kali ini kunjungan perdana bersama MG dan Raf.. sebenarnya sedikit tegang dan segan. Karena aku kuatir tidak bisa terlalu menikmati seperti dulu karena cederaku kadang masih senut-senut.. dan rasa takutku sudah lebih besar.



Setelah proses registrasi dan lain-lain.. akhirnya kami memulai petualangan ber 3.. di LAZY RIVER.. leyeh-leyeh kintir bersama...

Setelah itu mulailah kami main prosotan aneka rupa di sliding board yang selalu antre.. dan ketika baru mulai itu ternyata posisi meluncur untuk wahana itu adalah tengkurap.. yaaa.. dengan ketinggian dan sudut jatuhan, tikungan dll, memungkinkan tersentak, berkelok... dan pundakku kurasakan lebih senuuut senuuut... kesalahan..!!

Kalo sudah begitu sasaran berikutnya adalah meredakan ketegangan di LAZY RIVER lagi.. hiyaaahahaha... :) 

Di satu wahana aku dilarang masuk karena pakaian ku tidak proper.. iya memang, karena aku memakai tanktop terbuat dari cotton.. dengan berat badan sekian dan bahan yang kurang licin jika bersentuhan dengan bahan fiber di sliding board, takut bodiku nyangkut tersendat-sendat, pasti gak lucu.. si mas suggest yang lebih gak lucu, 
"Kaosnya dilepas aja bu..!"
"Gundulmu..!" batinku

Tidak lama kami di Waterbom ini, hanya sekitar 2.5 jam saja, karena pasti si kembar (Vino dan MB) sudah bosan menunggu.. dan benar, setelah kami cek HP, sudah mulai bertebaran miscalled..

Rupanya si kembar sudah letih hunting foto dan sedang ngobrol-ngobrol di anak tangga Discovery Mall bersama teman Vino dari kantornya yang terdahulu..



Malemnya kami ke Pesta Kesenian Bali, rencananya mau ketemuan dengan Jango, seorang seniman, kartunis, dan seleb Bali... aaah pokoknya ngetop deh. Dia punya gerai kaos dengan gambar kartun satire buatannya dan beberapa kartunis Bali lainnya.. dengan mengusung brand BOG-BOG nama Jango sudah sangat berkibar di lokal dan interlokal.. eh iya kalo ga sempet mampir di outletnya yang di Denpasar, dia juga punya booth di Discovery Mall dan di terminal keberangkatan Domestik - Ngurah Rai.. juga di beberapa dinding lobby bandara dihiasi lukisan kartunnya yang menggelitik.. asik..

Tapi kami kurang beruntung, Jango malam itu sudah tidak bertugas karena penjurian sudah berakhir.. ya sudahlah... nonton tari-tarian aja sekalian umpel-umpelan dengan penduduk lokal Denpasar..

Sebelum tidur malam itu, aku mendapatkan pesan dari Rodex bahwa karena 1 dan lain hal, pihak Maskapai yang sedang melakukan update data ato apalah.. web check in tidak bisa dilakukan, harus dilakukan secara manual di konter maskapai haduhhh... maka kami harus sudah di bandara at least 4 jam sebelumnya.. whaatttsss... dengan flight pk 9 artinya pk 5-an udah di lokasi dong.. so check out dari hotel jam berapaaaa?? Apapun yang terjadi kami harus clear packing sesegera mungkin...

Jumat, 19 Agustus 2016

Bali.. yuk ke pantai #4

Hari ini sedianya kami akan ke Nusa Penida, tapi karena ombak tinggi.. kami jadi melupakan rencana tsb. Meskipun ternyata ombak sudah tenang kembali. Sebagai gantinya, kami berencana main-main ke pantai-pantai saja...

Pantai-pantai ya... bukan pantai... ok..!!

Tujuan pertama, kami ke Nusa Dua menuju Waterblow.. 18 tahun yang lalu aku pernah kerja di pantai belakang kantorku ini. Tapi sekarang penampilannya sudah beda banget.. sampe pangling..




Yahh pantai selatan memang ciamik, berpasir putih.. cukup lama waktu kami habiskan disini.. baru keinget mana Waterblow-nya.. ealah lupaaaa hehe...




Akhirnya kamipun berpanas-panas menanti deburan sang ombak sebagai background foto kami.. byurrr ahhhh... keren banget. Tapi harus hati-hati karena karangnya tajam-tajam...






Puas dari Waterblow kami bermaksud ke Blue Point.. tapi sebelumnya kami makan siang dulu. Kali ini tidak ada target makan apa dan dimana, kebetulan kami melewati resto cepat saji.. ayam goreng kriuk a la Amerika.. lumayan murmer.. gak di rumah gak di Bali makannya ayam pake jaket..




Selagi menikmati makan siang kami, tiba-tiba Rafael dikejutkan 2 sosok gadis yang masuk ke resto.. lhaaah udah jauh-jauh ke Bali... mblusuk di daerah Ungasan.. bukan di resto ngetop.. kok ya ketemu temen...hahaha.... (di kemudian hari, salah 1 gadis tsb menjadi teman sekelas Raf di SMA nya... ya ampooonnn..!!)

Setelah perut kenyang perjalanan dilanjutkan, sekali lagi kami mengandalkan si WAZE.. lagi-lagi nyasar, nanya-nanya penduduk lokal pun masih juga nyasar... looh gimana sih..? Akhirnya kami masuk ke suatu tempat dibatasi pagar tebing tinggi daaaan... bonusnya adalah pantai yang super indah tampak dari ketinggian... super bonusnya adalah SEPI..!! Nama pantainya adalah RAHASIA...




Acara berikutnya adalah cekrak-cekrek.. dan baru berakhir ketika ada 2 orang berkendara pick up tiba-tiba saja muncul dan tidur-tiduran di bale bengong yang sama dengan kami, merasa tidak nyaman kamipun segera berkemas dan... pulaangg..!!

Dari pantai kedua.. Rafael memohon-mohon untuk ke Pantai Pandawa.. kami ber 4 sudah pernah ke Pandawa dan menjadi kunjungan ke 4 ku... kami berniat menolak, tapi Rafael belum pernah sama sekali.. akhirnya kamipun kesana.




Ternyata benar sang pantai ruameee banget... dan MG ketemu adik kelasnya, tetangga kami.. halaaah..!!

Raf dan MG naik kano di sepanjang pantai, aku? tidur-tiduran di kursi pantai sampai tidur beneran.. Sekembalinya dari pantai, Raf melanjutkan berenang di pool hotel... bener-bener gak mau rugi nih anak..


Bali.. Aseek ketemu artis #3

Agenda pagi ini adalah Misa... di Kathedral. Usai misa kami meluncur ke Ubud.. seperti biasa, karena melewati Sukawati.. anak-anak minta mampir sebentar.. 

Setelah membeli oleh-oleh.. aku, MG dan Raf mencari signage-signage kayu a la cafe.. yang ada wording-wording uniknya. Karena sudah tau tempatnya kamipun langsung meluncur ke area belakang pasar dan membeli 2 pcs, tidak buang waktu kami pun menuju pusat kota Ubud..



Kali ini aku pingin mampir satu kedai kopi yang rekomended.. menurut situs review wisata. Seniman Coffee.. tapi aplikasi WAZE yang kami gunakan justru ngajak puter-puter gak karuan.. akhirnya kami stop parkir di jalan utama. Tanya tukang parkir, iseng aku tanya.. ealaaah langsung ditunjukkan 1 jalan di depan kami.. "tidak jauh 50 meter saja mungkin.." dan benar saja..




Karena cafe utama fully booked kamipun dipersilakan ke cafe seberangnya, sembari melihat mas-mas barista sedang mengolah kopi, menerangkan kepada para pengunjung.. asik betul. Harga kopi dan minuman lainnya pun terjangkau.. dan ketika aku minta ijin untuk motret, mereka pun happy-happy saja mempersilakan kami, "Disini bebas bu"






Karena suasana hati sedang ria-ria.. semakin indah ketika anakku berbisik, "Bun.. kayaknya itu ada artis ya?"
Akupun menengok sosok tuinggi putih wangi, "Hmm iya.. itu sinetronnya lagi main di NET..!"
"Mau minta foto tah?"
MG menolak.. aah daripada nyesel aku melangkah mendekat sang artis dan kujawil, "Mbak saya mau foto dong, boleh nggak?"
Sang artis, "O iya boleh-boleh..!!"
cekrek...cekrek..

Sambil basa-basi norak aku say thank you, "Sinetronnya lagi main di NET ya mbak.."
Sang artispun tersenyum dan kemudian setelah foto-foto kegiatan barista diapun meninggalkan cafe..



Setelah habis minuman kami, Vino mengajak makan siang di Ibu Oka.. setelah itu kami masuk ke kompleks puri Ubud, setelah itu ke pasar.. dan istirahat sejenak di Kampoeng Cafe dan kemudian ke Tegalalang melihat sawah yang ngehits di kalangan turis..

Ahhh entah kenapa puass rasanya bisa nemuin Seniman Coffee tanpa WAZE.. hehehe




Bali.. Watersport ketika sudah gak musim #2

Sekitar pk 09:30 pesawat sudah mendarat manis di Bandara International Ngurah Rai.. seperti instruksiku.. anak-anak harus berfoto di beberapa ikon bandara.. apa-apaan sih?? Yaah aku buat semacam game aja..






Setelah urusan bagasi kelar, kami mengisi perut di Burger King.. sedangkan Vino dan Raf mencari driver dan mobil pinjaman dari kantor yang akan kami pakai sepanjang 5 hari ke depan... Libur tlah tibaaa...
Bagasi sudah masuk ke dalam mobil semua, kami tenang-tenang mengisi perut...



Setelah perut kenyang kami pun meluncur ke Tanjung Benoa, mampir dulu ke ATM yang berada di dalam mini market di ujung Jl. Pratama, sekalian beli snack dan air mineral dan sunblock dengan SPF tinggi.. maklum kami bakalan gosong-gosongan sepanjang hari-hari ini...

Sesuai dengan reservasi kami, akhirnya kami tiba di satu operator water sport yang ada di Tanjung Benoa, MG dan Raf mencoba parasailing 






kemudian Flying Fish.. Tampak kecemasan di wajah MG.. akhirnya 2 wahana sukses dicoba..







setelah itu sebagai pamungkas kami berlima naik banana boat.. ajrut-ajrutan basah-basahan...




Hehehe.. rasanya lucu aja.. pertama kali naik parasailing adalah Desember 1991, kemudian bersama MB th 2012 dan sekarang MG dan Raf.. th 2016... huahahaha udah gak musim kita baru bisa rame-rame kesini..

Setelah membersihkan diri, teman lama kami Nano datang.. karena kami sudah selesai bermain, kita janjian makan sore sama Nano yang akan menitipkan motornya di McD, dan kitapun meluncur ke Pantai Kedonganan...








20 menit kemudian kitapun sampai di Pantai Kedonganan, tidak menunggu lama aku dan Raf segera belanja ikan segar, udang, kerang dan cumi untuk dimasak di warung Hawaii.. setelah menunggu sekitar 20 menit hidangan siap.. yukkk kita santap.. lezaaaattt..!!



Setelah kelar urusan makan, kita berpisah dengan Nano di Jimbaran.. kamipun lanjut untuk check in di Harris Riverview.. atas kebaikan hati Beno kami dapat rate yang lumayan... untuk Residence dengan 2 kamar ++

Malamnya Vino membelikan nasi putih dan ayam goreng, kamipun makan malam beramai-ramai menghabiskan seafood yang kami beli dari Pasar Kedonganan tadi sore... kenyang.. dan ngantukkkk...